Vivagoal – Sempat kesulitan meramu Bayern pada awal musim, kini Carlo Ancelotti kirim sinyal peringatan pada tim-tim lawan mereka. Pelatih asal Italia tersebut mengatakan kini Munchen lebih menakutkan.Pergantian manajer Bayern dari Pep Guardiola ke Carlo Ancelotti awal musim lalu sempat membuat performa Munchen mengalamai kendala. Susahnya menemukan ritme permainan yang cocok dengan keinginan sang peramu membuat Philip Lahm dan kawan-kawan sempat berada dibawah tim promosi RB Leipzig. Tidak sampai disitu, tim yang bermarkas di Allianz Arena tersebut harus finish pada peringkat kedua fase grup Liga Champions musim ini. Hal tersebut tentu manjadi kejutan mengingat tim jawara tersebut tidak pernah sekalipun finish sebagai runner-up dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Namun bukan Ancelotti jika tidak mampu membangkitkan tim besar. Pelatih yang berhasil mengantongi empat gelar Liga Champions baik sebagai pemain maupun pelatih tersebut berhasil membangkitkan performa Munchen menjelang libur musim dingin. Terbukti mereka berhasil menggunduli RB Leipzig dengan skor 3-0 sekaligus menutup paruh musim dengan membentangkan selisih 3 poin dengan tim promosi tersebut.Bayern yang baru saja mengakhir pemusatan di Doha, Qatar kembali mengirim sinyal berbahaya abgi para kompetitor mereka dengan berhasil mengalahkan klub Belgia, AS Eupen dengan skor telak 5-0. Setelah lag, Don Carlo mengatakan jika dengan semakin padunya tim yang mereka miliki, mereka kini jauh lebih kuat. Dengan semakin mengenal gaya permainan satu sama lain tentu akan mempermulus jalan mereka untuk mengarungi ketiga kompetisi yang masih mereka ikuti. Untuk saat ini target Die Rotten adalah terus berada di puncak sampai akhr. Meskipun akan menghadapi berbagai laga berat, namun pelatih berusia 57 tahun tersebut tetap optimis anak asuhnya akan terus berkembang pada setengah musim kedepan. Bayern akan kembali berlaga pada kompetisi resmi mereka pada 20 Januari ketika melawat ke markas Freiburg dan membuka Liga Champions kontra tim London, Arsenal, pada Februari nanti.